by

9 Nutrisi Penting dalam Mencerdaskan Anak

Kecerdasan pada anak dipengaruhi oleh faktor genetik serta faktor lingkungan dan asupan gizi yang diperoleh anak. Anak dapat mengembangkan kecerdasannya secara maksimal apa bila memiliki faktor keturunan kemudian dirangsang oleh faktor lingkungan secara terus-menerus. Pemenuhan gizi sejak dalam kandungan hingga remaja terutama dalam perkembangan otaknya, pencegahan, serat pengobatan penyakit-penyakit bisa mempengaruhi perkembangan kecerdasannya.

Dalam memberikan nutrisi yang lengkap serta seimbang sejak dalam kandungan sampai umur 3 tahun akan menambah banyak sel-sel otak bayi. Sel-sel otak pada janin dibentuk ketika janin berumur 3 sampai 4 bulan, dna kemudian setelah bayi lahir sampai umur 3-4 tahun jumlah akan bertambah cepathingga bermilyar-milyar sel otak. Berkembangnya sel saraf otak diketahui dengan bertambah besarnya lingkar kepala bayi.

Ketika bayi lahir memiliki berat 25 % dari otak orang dewasa, kemudian usia sethaun akan mencapai berat 70% dari orang dewasa. Proses perkembangan otak bayi sangat pesat hingga usia 3 tahun dan akan melambat ketika usia sekolah dan usia remaja.

 

 

Berikut adalah 9 Nutrisi Penting Untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak

Arachidonic acid dan Docosahexanoid acid

AA dan DHA merupakan zat gizi golongan long chain polyunsaturated fatty acid yang mana termasuk golongan asam lemak esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh. AA dan DHA bisa ditemukan dalam ASI, sehingga wajib untuk memberikan bayi Anda ASI Eksklusif selama 6 bulan. Dapat pula ditemukan pada ikan tuna, salmon, makarel, daging, dan telur. Zat gizi ini sangat bermanfaat dalam pertumbuhan sistem saraf pusat dan fungsi penglihatan.

AA berperan sebagai neurotransmitter atau zat penghantar, sedangkan DHA berperan dalam pembentukan sel-sel saraf dan synapse atau cabang sel saraf.

Asam Lemak Omega 3, 6 dan 9

Omega 3 sangat penting untuk kesehatan dan memiliki efek anti peradangan dan anti penggumpalan darah. Asam lemak omega 3 sangat baik untuk pertumbuhan sistem saraf pusat dan otak. Omega 3 bisa diperoleh dari ikan berlemak tinggi, kacang walnut, biji kapok, dan sayuran berdaun hijau. Omega 6 bisa dikatakan asam lemak yang mudah diperoleh dalam makanan sehari-hari seperti minyak jagung, minyak kedelai, minyak biji bungan matahari, dan minyak canola.

Asam lemak omega 6 bisa juga diperoleh dari sayuran beradaun hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, serta serealia. Asam lemak omega 9 adalah yang paling banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari seperti dalam lemak hewan dan lemak nabati khususnya minyak zaitun.

Asam Amino

Zat ini berfungsi untuk membentuk struktur otak dan sebagai zat penghantar rangsang di sambungan sel syaraf. Sumber asam amino adalah protein hewani, protein nabati, buah, sayur, dan gelatin.

Tyrosine

Asam amino dinyatakan penting sebab sebagai bahan baku pembuat neurotransmitter katekolamin dan serotonin yang bisa mempengaruhi pengendalian diri, pemusat perhatian, emosi, serta perilaku anak.

Triyptophane

Zat ini merupakan asam amino esensial dan merupakan beberapa sumber yang diperoleh dari karbohidrat. triyptophane terdapat pada telur, daging, susu, pisang, dan keju.

Vitamin B

Membantu perkembangan otak dan mengaktifkan fungsi otak untuk peningkatan memori, terdapat vitamin B-6 dan vitamin B-12. Makanan yang mengandung vitamin B antara lain telur, daging, madu dan bayam. Vitamin B merupakan salah satu vitamin penting untuk anak.

Asparagin

Zat ini di[perlukan untuk menjaga keseimbangan dan diperlukan dalam transformasi asam amino. Asparagin ditemukan pada susu, daging, dan telur.

Zat Besi

Zat besi diibutuhkan untuk produksi dan pemeliharaan mielin serta mempengaruhi aktivitas saraf, banyak terdapat pada bayam, telur, daging sapi, kangkung, jeruk, kacang hijau, dan lain-lain.

Yodium

Yodium terdapat dalam salmon, tuna, garam beryodium, rumput laut, dan susu. Fungi yodium untuk membentuk hormon di dalam kelenjar tiroid.

 

 

 

Read Another Post :