by

Asupan Nutrisi Untuk Anak yang Aktif

Ada beberapa zat gizi yang dibutuhkan anak dengan perhatian khusus dari orang tua meski semua zat gizi mutlak dibutuhkan oleh anak. Perhatikanlah zat nutrisi yang dapat menunjang tumbuh kembang anak. Memberikan makanan dengan gizi yang terbaik akan membuat pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan secara optimal.

anak aktif butuh gizi seimbang

Karbohidrat

Sumber energi utama dalam tubuh anak Anda. Dengan mengkonsumsi karbohidrat maka akan membantu memelihara kestabilan emosi, sehingga tidak akan mudah menyerah ketika menghadapai pertandingan dengan suasana yang tegang. Sumber karbohidrat yang terbaik adalah nasi merah, roti gandum, pasta dari tepung gandum, dan juga buah-buahan yang membuat kenyang seperti pisang.

Protein

Zat gizi yang satu ini sangat diperlukan dalam pembentukan dan perbaikan sel-sel otot rusak. Protein diperoleh dari bahan makanan hewani seperti ayam, telur, ikan, dan susu. Protein juga bisa diperoleh dari bahan makanan nabati seperti tahu, tempe, kacang hijau, kacang kedelai, dan lain-lain. Mengkonsumsi protein memanglah sangat penting, namun perlu diingat untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

Kelebihan protein dapat meningkatkan resiko dehidrasi serta kekurangan kalsium, dan akan membahayakan kesehatan ginjal. Jumlah yang dibutuhkan untuk konsumsi protein adalah 1 – 2 gram protein per berat badan per hari.

Kalsium

Zat gizi ini membantu dalam menguatkan tulang, sehingga mampu menyangga tubuh dengan baik. Mempunyai tulang kuat sangatlah penting bagi atlet dalam menghalau risiko tulang retak akibat pelatihan dengan intensitas berat maupun ketika terkena benturan. Sumber kalsium baik antara lain terdapat pada susu dan produk turunannya seperti keju, yogurt, dan sayuran berdaun hijau pekat seperti brokoli, bayam, dan lain-lain.

Zat Besi

Makanan dengan kandungan zat besi seperti bayam, daging, kacang-kacangan, sereal, serta buah bit dapat membantu memelihara stamina tubuh. Dalam mencukupi kebutuhan zat besi sangat penting terutama untuk anak perempuan yang sudah memasuki masa menstruasi. Zat ini berfungsi untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh sehingga asupan cukup gizi akan membuat anak Anda tahan terhadap benturan dan tidak mudah lelah.

Vitamin C dan E

Vitamin C dan E memiliki peran besar dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ketika anak beraktivitas seperti lari-lari akan banyak mengeluarkan energi yang besar dari pada ketika melakukan aktivitas ringan, sehingga membutuhkan dukungan  daya tahan yang kuat agar tidak mudah jatuh sakit.

Dalam perannya vitamin E berfungsi sebagai antioksidan serta membantu melancarkan proses distribusi oksigen ke seluruh tubuh. Untuk vitamin C banyak terdapat di buah-buahan seperti strowberry, jeruk, kiwi, dan lain-lain. Sedangkan vitamin E banyak terdapat pada kacang-kacangan, biji-bijian, mentega, dan telur.

Vitamin B

Vitamin B sangat membantu dalam menjaga metabolisme tubuh, terutama ketika proses lepasnya energi ketika beraktivitas. Ada jenis makanan yang banyak mengandung vitamin B yang berperan penting untuk pembentukan sel darah merah, sumber utamanya yaitu berasal dari susu, gandum, ikan, dan sayur-sayuran.

Menu Sehat Untuk Anak yang Aktif

Sebelum Beraksi

Ketika Anda memiliki anak yang aktif, sebaiknya berikan makanan yang mengandung karbohidrat sebelum anak beraktivitas seperti nasi, kentang, ubi, dan roti gandum. Anda dapat memberikan protein dengan jumlah yang cukup sehingga akan memperlambat proses pencernaan yang membuat cadangan energi tidak digunakan semuanya.

Makanan Ringan Di sela Aktivitas

Ketika naka banyak kegiatan maka ingatlah jika anaka tidak boleh sampai kehilangan cairan, maka berilah minum ketika anak sedang aktif bermain. Saat anak merasa lapar bisa diberikan cemilan yang mengandung banyak cairan seperti jeruk, apel, dan anggur. Buah pisang sangat pas sebagai cemilan di sela waktu bermain anak, karena mengandung karbohidrat yang baik atau juga bisa diberikan roti kering.

Setelah Aktivitas

Berikan makanan yang banyak untuk menggantikan energi yang terbuang selama beraktivitas. Berikan makanan dengan gizi yang cukup dan seimbang.

 

 

Read Another Post :