by

Kebutuhan Nutrisi Anak Usia 4 – 6 Tahun

Usia 4 – 6 tahun adalah tahap pra-sekolah, dengan begitu akan banyak jenis makanan yang kurang sehat dan terbungkus cantik untuk menarik perhatian anak sekolah. Kebutuhan nutrisi anak di usia ini tentu berbeda dengan kebutuhan gizi anak usia 1 -3 tahun. Jangan sampai salah memperhitungkan nutrisi untuk anak.

Selain itu pada anak usia 4 – 6 tahun ini sudah sangat baik dalam meniru, karena itu berikanlah contoh yang baik pada anak dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan biasakan membuat cemilan sendiri yang sehat.

Usia 4 – 6 tahun bisa dikatakan juga dengan anak yang bersifat konsumen aktif karena usia ini anak-anak sudah bisa memilih makanan yang mereka sukai. Anak usia 4 tahun ke atas sangat rentan terhadap penyakit definisi gizi dan infeksi, seperti Kurang Energi Protein dan kurangnya vitamin A. Hal yang harus dilakukan untuk memenuhi kecukupan gizi anak, antara lain adalah dengan memberikan makanan yang mudah dikunyahdan mudah ditelan.

anak usia 4 tahun makan

Kemudian membiasakan konsumsi makanan dari biji-bijian yang mengandung zat besi, berikan sayuran dan buah-buahan bervariasi untuk pemenuhan kebutuhan vitamin dan mineral, sajikan makanan dengan bentuk yang menarik, perhatikan alat makan dan minum anak, jangan memaksa anak untuk menghabiskan  makanan yang disajikan, sediakan makanan yang sehat dan bergizi seimbang, serta biasakan anak untuk sarapan sehingga bisa mencegah hipoglikemi.

Hipoglikemi adalah keadaan anak yang lapar, lemas, dan kurang bersemangat. Anak usia pra sekolah untuk menjalani tumbuh kembangnya membutuhkan zat gizi yang esensial mencakup protein, lemak, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air yang harus dikonsumsi secara seimbang.

Kebutuhan Energi Untuk Anak Pra Sekolah

Kalori

Kalori adalah satuan panas di dalam proses metabolisme serta dipakai untuk menyatakan besarnya energi yang ada dalam bahan makanan. Seiring bertambahnya usia maka nafsu makannya juga menurun sehingga kebutuhan kalori untuk anak pra sekolah adalah 80 kkal/kg berat badan per hari.

Protein

Kebutuhan protein anak pra sekolah sebesar 1,5 gram/kg berat badan/hari. Protein sendiri ada protein hewani yaitu daging, telur, ikan air tawar, ikan air laut, telur, susu, dan lain-lain. Sedangkan protein nabati adalah tahu, tempe, kacang hijau, kedelai, jagung, gandum, seral, dan lain-lain.

Karbohidrat

Untuk memenuhi kebutuhan makanan yang seimbang dibutuhkan 50% dari karbohidrat. Sumber karbohidrat antara lain nasi, mi, kentang, sagu, jagung, gandum, roti, mi, dan lain-lain.

Lemak

Lemak memiliki peran sebesar 35% untuk memenuhi kebutuhan makanan yang berimbang. Sumber lemak yaitu susu, keju, mentega, margarin, minyak nabati, daging, ikan salmon, ikan tuna, otak, jeroan, dan lain-lain.

Cairan

Untuk memenuhi  cairan dalam tubuh anak pra sekolah dibutuhkan berkisar antara 100 – 125 ml/kg berat badan per hari atau sebanyak 1150 – 1800 ml/hari. Cairan tidak hanya didapat dari minum saja, akan tetapi juga bisa berasal dari makanan seperti buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung air.

Vitamin

Kebutuhan akan vitamin A pada anak adalah 800n RE/hari. Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin A adalah hati, minyak ikan, susu, produk turunan susu, ikan air tawar, kuning telur, sayur, serta buah yang berwarna hijau, merah, dan kuning.

Tiamin

Untuk memenuhi kebutuhan tiamin pada balita diperlukan 0,5 – 0,6 mg/hari, dengan sumber makanannya anatara lain hati, daging, susu, kuning telur, sereal, beras setengah giling, gansum, kacang-kacangan, dan sayuran.

Riboflavin

Kebutuhan riboflavin untuk anak pra sekolah adalah 0,8 mg/hari. Sumber makanannya adalah keju, susu, hati, jeroan, daging, telur, ikan, dan sayur berdaun hijau.

Niasin

Niasin dibutuhkan anak sebesar 13 mg/hari, dengan sumber makanannya dari daging, ikan, ayam, hati, sereal, sayur berwarna hijau, serta kacang tanah.

Read Another Post :